BramaDipo: Indonesia

Pages

Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Januari 2022

Nusantara

Kekacauan demi kekacauan menyeruak.
Menyembunyikan yang tak ingin tampak.

Bising.
Terdengar semakin nyaring.
Meraih kendali fokus konsentrasi.
Lalu terlupakan kembali.

Semua tak akan baik - baik saja.
Sebab langkah telah dibuat.
Semua tak akan kembali sama.
Sebab masa berlalu dengan begitu saja.

Setan kerasukan kuasa.
Iblis tersenyum saja.
Setan menginginkan tahtanya.
Iblis tertawa - tawa.

Nusantara jadi sekedar aksara.








Sabtu, 10 Juli 2021

Negara QNTL





Negara QNTL.

Dimana penguasa melanggengkan kuasa.
Menyibukkan dirinya dengan pesta-pora.
Negeri yang dipimpin para bedebah.
Hidup dari menghisap keringat dan darah.

Mengaku paling nasionalis dan demokratis.
Menyebarkan propaganda Ketebelece AIUEO.

Merasa paling benar dan yang berbeda adalah najis.
Menyelesaikan masalah negeri dengan lambang dan logo.

Negara QNTL.

Dimana badan usahanya tak pernah untung.
Sisakan hutang yang semakin menggunung.
Dimana aturan dibuat untuk bikin bingung.
Fokus pada yang dicerna lambung

Negara QNTL.

Yang dipimpin para bedebah.
Yang didukung para pendengung.
Yang nuraninya tertutup sampah.
Yang otaknya dipenuhi belatung.

Negeri QNTL.

Kini terdesak di ujung kuku para pejabat-penjahat yang menabur racun dalam makanan untuk dibagikan kepada pemilihnya.










Jumat, 15 Mei 2020

Restart NKRI




Pemerintahnya lepas tangan.
Pejabatnya cuci tangan.

Kapan rakyatnya ngepalin tangan?

Upaya restart paksa terkadang perlu dilakukan.
Saat perangkat mengalami crash, hang 
atau gagal mengolah data yang menyebabkan kekacauan 
dalam mengeksekusi informasi dan perintah.

Atau tunggu saja perangkat MATI TOTAL!!

Lalu dilelang kepada penawar tertinggi yang pesertanya itu-itu juga.

Sudah terlalu banyak sampah-sampah 
cache, data temporer & bangkai data yang menumpuk di pemerintahan.
Perangkat hanya digunakan oleh beberapa aplikasi 
yang malwarenya melebihi kapasitas penyimpanan itu sendiri.

Masihkah ada recovery image?
Mudah-mudahan ditemukan.

RESTART NKRI.



Baks Lags Brad.....


Selasa, 21 April 2015

Tertidur


21 April 2014
-------------







Di trotoar jalan,

Pusat keramaian kota.

Aku menggelar mimpi,

Dalam letih.

Bersama lalat

Dan debu jalanan siang hari.



Semesta adalah rumah,

Disini hanyalah sebagian sudut beranda-nya saja.



Aku tak terlihat.

Karena aku tak perlu dilihat.

Aku tak terdengar,

Karena aku diam,



Identitas-ku hanya satu.

"MANUSIA."












11

Minggu, 12 April 2015

Blue Man Group






Blue Man Group

#PotMode




DESCRIPTION

Street kids.

They only had what was on them.

They did not commit a crime

They seek lawful money.

Provided that enough food for tomorrow.

#kids #street kids #streets #tattoo #temporary tattoos


DETAILS

Camera                     NIKON D3200

Focal Length          48mm

Shutter Speed         1/15 s

Aperture                   f/5.3

ISO/Film                 2800

Category                  Street

Taken                       Dec 11, 2014












11

Kamis, 09 April 2015

Ajag.





Jadi, akankah kau torehkan luka yang sudah menganga ini?

Dengan belati yang terbalut karat agar aku segera sekarat?

Atau benamkan aku kedalam tungku penuh abu? 

Lalu kau tarik lagi dan benamkan lagi?


Aku bukan penjahat figuran yang mati lalu hidup kembali. 

Aku adalah tuan yang membayarmu untuk duduk disinggasana itu bersama gerombolanmu.


Ajag. 

Kumuntahkan saja dengan nada. 

Sebab mereka sudah tak punya muka.












11

Minggu, 29 Maret 2015

Akar Kehidupan Negeri



Daun yang gugur dapat terbarukan,

Meski bukan daun yang sama.

Begitu pula ranting yang patah,

Terbarukan walau berlainan.

Sesungguhnya jika akar yang mati,

Maka berakhir-lah pohon kehidupan.



Rawatlah pohon sedari akar.

Bukan sedari ranting, daun maupun bunga.

Rawatlah negeri ini sedari rakyat.

Bukan sedari menteri, perwakilan maupun pejabat.

Sebab, jika rakyat yang mati,

Maka berakhir pula-lah negeri ini.











11

Rabu, 25 Maret 2015

Waktu, Menelan Harap





Dari arah utara - ke arah selatan
Dengan penunjuk barat dan timur.
Hari berupa bilangan.
Dan ditandai oleh huruf-huruf mati.

Bulan bercahaya melengkung menajam,
Layaknya sebuah senyuman.
Namun yang kulihat hanyalah gelap,
Di langit, bumi dan dunia harap.

Sebab aku tak ada disini.

Jam dinding berputar dengan sombong,
Kerongkonganku-pun seperti menelan biji kedondong.

Memamerkan keperkasaannya,
Meninggalkan yang tertinggal.

Tak ada kompromi,
Tiada negoisasi.
Tak dapat dibohongi,
Tak bisa di curangi.
Mewakili kepastian Tuhan.
Merepresentasikan ke-fana-an.

Manfaatkanlah.
Ia dicipta karena-nya.
Pergunakanlah,
Ia ada beserta-nya.

Atau,
Ia akan meninggalkanmu dalam kehilangan.
Ditengah sepi dengan kepastian.

Ya,
Kematian.











11