BramaDipo: Nusantara

Pages

Tampilkan postingan dengan label Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nusantara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Juli 2021

Negara QNTL





Negara QNTL.

Dimana penguasa melanggengkan kuasa.
Menyibukkan dirinya dengan pesta-pora.
Negeri yang dipimpin para bedebah.
Hidup dari menghisap keringat dan darah.

Mengaku paling nasionalis dan demokratis.
Menyebarkan propaganda Ketebelece AIUEO.

Merasa paling benar dan yang berbeda adalah najis.
Menyelesaikan masalah negeri dengan lambang dan logo.

Negara QNTL.

Dimana badan usahanya tak pernah untung.
Sisakan hutang yang semakin menggunung.
Dimana aturan dibuat untuk bikin bingung.
Fokus pada yang dicerna lambung

Negara QNTL.

Yang dipimpin para bedebah.
Yang didukung para pendengung.
Yang nuraninya tertutup sampah.
Yang otaknya dipenuhi belatung.

Negeri QNTL.

Kini terdesak di ujung kuku para pejabat-penjahat yang menabur racun dalam makanan untuk dibagikan kepada pemilihnya.










Rabu, 19 Mei 2021

Bunuh Diri Satu Negeri

Hegemoni kekuasaan.
Tekan menekan yang melawan.
Perah-peras hingga belulang.
Melupa waktu akan binasa kemudian.

Pancung.
Revolusi-reformasi-reproduksi.
Onani nalar berbelatung.
Melawan-menggugat-memberi nasihat.

Bunuh diri satu negeri.

Jumat, 15 Mei 2020

Restart NKRI




Pemerintahnya lepas tangan.
Pejabatnya cuci tangan.

Kapan rakyatnya ngepalin tangan?

Upaya restart paksa terkadang perlu dilakukan.
Saat perangkat mengalami crash, hang 
atau gagal mengolah data yang menyebabkan kekacauan 
dalam mengeksekusi informasi dan perintah.

Atau tunggu saja perangkat MATI TOTAL!!

Lalu dilelang kepada penawar tertinggi yang pesertanya itu-itu juga.

Sudah terlalu banyak sampah-sampah 
cache, data temporer & bangkai data yang menumpuk di pemerintahan.
Perangkat hanya digunakan oleh beberapa aplikasi 
yang malwarenya melebihi kapasitas penyimpanan itu sendiri.

Masihkah ada recovery image?
Mudah-mudahan ditemukan.

RESTART NKRI.



Baks Lags Brad.....


Selasa, 21 April 2015

Tertidur


21 April 2014
-------------







Di trotoar jalan,

Pusat keramaian kota.

Aku menggelar mimpi,

Dalam letih.

Bersama lalat

Dan debu jalanan siang hari.



Semesta adalah rumah,

Disini hanyalah sebagian sudut beranda-nya saja.



Aku tak terlihat.

Karena aku tak perlu dilihat.

Aku tak terdengar,

Karena aku diam,



Identitas-ku hanya satu.

"MANUSIA."












11