BramaDipo: Rakyat Indonesia

Pages

Tampilkan postingan dengan label Rakyat Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rakyat Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Januari 2022

Pada Suatu Masa

Apa kerajaan kerajaan di Indonesia lebih banyak hanya menanamkan ilmu yang bersifat ruh (rasa,karsa,budaya) dan metafisika saja, 
Sehingga pembangunan fisik kerajaan bersifat sederhana? 
Ataukah karena bangsa ini pencinta konflik? 
Sehingga semua hancur oleh amarah dan bencana?




Jika benar meninggikan bangunan ruh, maka aku ingin kembali pada masa itu.
Menulis pada lontar atau kayu,
Memahat pada pohon atau batu.

Atau,
Aku akan menjadi perusuh.
Menjadikan raja-raja sebgai musuh.
Menghancurkan mahkota dan tahta hingga runtuh.
Budayaku hanya membunuh.

Tapi aku ada disini juga. Menuliskan kisah ini pada huruf-huruf tanpa tinta. Diatas halaman kaca. Tanpa suara. Dan negeriku masih dipimpin raja-raja.


Selasa, 18 Januari 2022

Nusantara

Kekacauan demi kekacauan menyeruak.
Menyembunyikan yang tak ingin tampak.

Bising.
Terdengar semakin nyaring.
Meraih kendali fokus konsentrasi.
Lalu terlupakan kembali.

Semua tak akan baik - baik saja.
Sebab langkah telah dibuat.
Semua tak akan kembali sama.
Sebab masa berlalu dengan begitu saja.

Setan kerasukan kuasa.
Iblis tersenyum saja.
Setan menginginkan tahtanya.
Iblis tertawa - tawa.

Nusantara jadi sekedar aksara.








Sabtu, 10 Juli 2021

Negara QNTL





Negara QNTL.

Dimana penguasa melanggengkan kuasa.
Menyibukkan dirinya dengan pesta-pora.
Negeri yang dipimpin para bedebah.
Hidup dari menghisap keringat dan darah.

Mengaku paling nasionalis dan demokratis.
Menyebarkan propaganda Ketebelece AIUEO.

Merasa paling benar dan yang berbeda adalah najis.
Menyelesaikan masalah negeri dengan lambang dan logo.

Negara QNTL.

Dimana badan usahanya tak pernah untung.
Sisakan hutang yang semakin menggunung.
Dimana aturan dibuat untuk bikin bingung.
Fokus pada yang dicerna lambung

Negara QNTL.

Yang dipimpin para bedebah.
Yang didukung para pendengung.
Yang nuraninya tertutup sampah.
Yang otaknya dipenuhi belatung.

Negeri QNTL.

Kini terdesak di ujung kuku para pejabat-penjahat yang menabur racun dalam makanan untuk dibagikan kepada pemilihnya.










Rabu, 19 Mei 2021

Bunuh Diri Satu Negeri

Hegemoni kekuasaan.
Tekan menekan yang melawan.
Perah-peras hingga belulang.
Melupa waktu akan binasa kemudian.

Pancung.
Revolusi-reformasi-reproduksi.
Onani nalar berbelatung.
Melawan-menggugat-memberi nasihat.

Bunuh diri satu negeri.

Selasa, 21 April 2015

Tertidur


21 April 2014
-------------







Di trotoar jalan,

Pusat keramaian kota.

Aku menggelar mimpi,

Dalam letih.

Bersama lalat

Dan debu jalanan siang hari.



Semesta adalah rumah,

Disini hanyalah sebagian sudut beranda-nya saja.



Aku tak terlihat.

Karena aku tak perlu dilihat.

Aku tak terdengar,

Karena aku diam,



Identitas-ku hanya satu.

"MANUSIA."












11